PENYELENGGARAAN KOLOKIUM PUSAT SURVEI GEOLOGI 2019

Di penghujung tahun 2019, tepatnya tanggal 10 Desember , Pusat Survei Geologi kembali menggelar Kolokium Pusat Survei Geologi 2019, bertempat di Auditorium Badan Geologi. Kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi tugas dan fungsi Pusat Survei Geologi yaitu pelaksanaan penelitian dan penyelidikan serta penyebarluasan informasi kebumian ke masyarakat luas. Sesuai dengan tema kali ini yaitu : “Kolokium Pusat Survei Geologi dan Penyampaian Atlas Hasil Survei Geologi dan Calon Ibu Kota Negara”, kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian atlas hasil survei geologi calon ibukota negara baru oleh Kepala Badan Geologi, Ir. Rudi Suhendar, M.Sc. kepada perwakilan Bappenas yaitu Ketua Tim Pelaksana Kajian Pemindahan Ibu Kota Negara, Kementerian PPN/Bappenas, Dr. Ir. Imron Bulkin, MRP.

Atlas yang terdiri dari 16 tema peta ini merupakan hasil kolaborasi dari semua unit yang ada di lingkungan Badan Geologi, sesuai dengan tugas fungsi Badan Geologi yaitu melakukan penelitian, penyelidikan dan pelayanan di bidang sumber daya geologi, vulkanologi dan mitigasi bencana geologi, air tanah dan geologi tata lingkungan serta survei geologi. Dan dalam rangka mendukung rencana pemerintah, Badan Geologi telah menyusun Atlas Hasil Survei dan Kajian Geologi Calon Ibu Kota Negara untuk memberikan informasi mengenai kondisi geologi calon wilayah IKN.

Acara yang di awali dengan laporan Kepala Pusat Survei Geologi tentang penyelenggaraan kegiatan Kolokium 2019, pada kesempatan tersebut Dr. Eko Budi Lelono menyampaikan bahwa “data dan informasi geologi pada umumnya adalah data dasar yang diharapkan dapat menunjang sektor yang lebih hilir dalam pembangunan di bidang sumber daya energi dan mineral, pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana geologi serta untuk tata ruang dan pengembangan wilayah yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat”.

 

*.*.jpg

Gambar 1. Sambutan Kepala Pusat Survei Geologi

 

Selanjutnya acara dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Geologi, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa “acara ini saya anggap penting karena merupakan bagian dari upaya Badan Geologi dalam hal ini Pusat Survei Geologi untuk menyebarluaskan data dan informasi kebumian. Pembangunan yang adil dan merata membutuhkan dukungan data dan informasi yang memadai. Salah satu informasi yang dibutuhkan adalah informasi kebumian dimana Pusat Survei Geologi adalah salah satu instansi pemerintah yang bertanggung jawab menyediakan data dasar kebumian yang memadai untuk menunjang pembangunan nasional”

 

*.*.jpg

Gambar 2. Sambutan Kepala Badan Geologi

 

Dalam rangkaian pembukaan acara ini dilanjutkan dengan penyampaian atlas hasil survei geologi calon ibukota negara baru oleh Kepala Badan Geologi, kepada perwakilan Bappenas yaitu Ketua Tim Pelaksana Kajian Pemindahan Ibu Kota Negara, Kementerian PPN/Bappenas.

 

*.*.jpg

Gambar 3. Proses Penyerahan Atlas Geologi Calon Ibu Kota Negara Republik Indonesia

 

Acara yang dibagi dalam tiga sesi ini, diawali paparan dari Ketua Tim Pelaksana Kajian Pemindahan Ibu Kota Negara, Kementerian PPN/Bappenas, Dr. Ir. Imron Bulkin, MRP, yang bertindak sebagai keynote speaker pada kesempatan tersebut.

Pada sesi pertama pembahasan mengangkat tema kebencanaan dengan judul “Hulu Hilir Potensi Kegempaan Jabodetabekpunjur serta “Geologi Perbatasan Indonesia-Malaysia” yang disampaikan oleh : Ir. Asdani Soehaimi, Dipl. Seis dan Indra Sanjaya, S.T., M. Eng dengan moderator Ir. S.R., Sinung Baskoro, M.T. Selanjutnya sesi kedua mengangkat topik “Peran Geosains dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan” dan “Perkembangan System Geological Database of Indonesia dalam Upaya Menjamin Ketersediaan Data Dasar dan Informasi Kebumian”. Sesi ini diisi oleh narasumber Dr. Asep Kurnia Permana, S.T., M.Sc, dan Verry Edi Setiawan, S.T. dengan moderator Aries Kusworo, S.T., M.T. Sesi terakhir membahas tema minyak dan gas bumi dengan paparan presentasi tentang “Rekomendasi Wilayah Kerja Migas Singkawang dibawakan oleh Dr. Andi Setyo Wibowo, S.T., M.T dan paparan terakhir dengan judul “Rekomendasi Wilayah Kerja Migas Selabangka” dibawakan oleh Muhammad Firdaus, S.T., M.Sc., dengan moderator Edy Slameto, S.T., M.Sc.

Kegiatan Kolokium Pusat Survei Geologi ini dihadiri oleh peserta yang merupakan pihak pengguna langsung data kebumian dari berbagai instansi terkait, swasta di bidang kebumian serta para ahli dan juga dari akademisi. Selain paparan pada acara kolokium ini ditampilkan pula poster-poster hasil-hasil kegiatan dan juga beberapa peta terbaru, di ruang Auditorium lt. 1.

(C. Handoko, Humas Pusat Survei Geologi)