Dinamika Cekungan Tanimbar

Kepulauan Tanimbar terletak pada bagian tenggara rangkaian pulau-pulau yang berada pada jalur Busur Banda bagian luar (Forearc) dipengaruhi oleh pergerakan Busur Banda dan bagian baratlaut lempeng benua Australia.

Pulau Tanimbar memiliki singkapan batuan pre-Tersier yang telah mengalami deformasi sangat intensif. Daerah tertentu di Pulau Seram telah menghasilkan lapangan produksi minyak bumi; demikian pula Kepulauan Tanimbar yang secara langsung terletak di bagian utara lapangan produksi gas Abadi, pada blok PSC Masela – INPEX. Posisi tektonik Pulau Tanimbar yang memiliki kemiripan dengan Lapangan gas Abadi memiliki potensi besar untuk menghasilkan cadangan hidrokarbon.

Penelitian pada sejumlah formasi batuan di Kepulauan Tanimbar merupakan kajian geologi sektor hulu yang akan memberikan kontribusi dalam analisis dinamika Cekungan Tanimbar, serta memberikan informasi geologi yang sangat dibutuhkan dalam penelitian geologi sektor tengah sampai hilir.

DinamikaCekunganTanimbar-01

Maksud dan Tujuan

Penelitian dimaksudkan untuk mengkaji dinamika Cekungan Tanimbar – Aru, meliputi stratigrafi dan sedimentologi, struktur geologi, serta konfigurasi bawah permukaan. Sedangkan tujuannya adalah untuk mengetahui lebih rinci proses geologi dan tektonika yang berkaitan dengan konfigurasi cekungan dan pembentukan batuan sedimen di dalam Cekungan Tanimbar.

Jenis Cakupan Penelitian

Penelitian Dinamika Cekungan Tanimbar-Aru merupakan penelitian terpadu, terdiri dari: Penelitian geologi : Stratigrafi dan sedimentologi, Struktur geologi; Geofisika : Gayaberat, Geomagnetik

Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian terletak di daerah Kepulauan Tanimbar di bagian selatan Provinsi Maluku; termasuk kedalam wilayah Kabupaten Maluku Tenggara barat dengan ibukotanya di Saumlaki yang berada di P. Yamdena (Gambar 1).

Secara astronomis, terletak pada 60 - 8030' LS dan 125045' - 1330 BT. Kepulauan Tanimbar di sebelah Utara berbatasan langsung dengan Laut Banda, Selatan dengan Laut Timor dan Arafura, Barat dengan gugus Pulau Babar Sermata dan Timur dengan Laut Arafura.