GEOSEMINAR - Gunung Api

*.*.jpg

 

Indonesia memiliki ratusan Gunung Api yang membentang di sepanjang jalur magmatik dari Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga Sulawesi. Keberadaan Gunung Api memberikan berkah kepada masyarakat sekitar yang memanfaatkannya untuk kegiatan perkebunan dan pertanian. Meskipun membawa berkah, keberadaan gunung api juga menyimpan banyak potensi bencana yang mengintai.

 

Bencana Letusan Gunung Api dapat mengakibatkan rusaknya pemukiman, pertanian dan perkebunan bahkan mengancam jiwa masyarakat sekitar. Kerusakan dan korban jiwa yang terancam mengakibatkan pentingnya kegiatan pemantauan Gunung Api untuk keperluan mitigasi bencana letusan Gunung Api di daerah terdampak.

 

Gunung api memiliki karakteristik yang berbeda-beda, seperti Gunung Sinabung yang telah mengalami banyak letusan sejak pertama kali meletus tahun 2010 dan aktivitas erupsinya masih terus terjadi hingga sekarang.

 

Saksikan Geoseminar tanggal 8 September 2020 pada pukul 09.00 WIB yang akan disampaikan oleh Dr. Devy Kamil Syahbana mengenai 100 tahun Pemantauan Gunung Api Indonesia, selanjutnya Dr. Ir. Priatna, M.T  mengenai Penentuan Magmatisme Gunung Api melalui pendekatan Gas dan Isotop, dan narasumber terakhir  Dr. Ir. Hendra Gunawan mengenai potensi bahaya erupsi Gunung Sinabung mulai 2018 - sekarang.

 

Silahkan mendaftar pada link berikut : https://bit.ly/GS08Sep2020

 

Geoseminar juga dapat disaksikan melalui Live Streaming di Youtube Pusat Survei Geologi #PSG

 

Terima Kasih.