Endapan Kipas Bawah Laut Kapur Akhir di Kalimantan

JGSM Vol. 16, No. 4, November 2015Endapan kipas bawah laut berumur Kapur Akhir di Kalimantan, terdapat di dua tempat. Pertama di Tinggian Semitau Kalimantan Barat sebagai Formasi Selangkai dan Konglomerat Belikai. Kedua di Tinggian Meratus Kalimantan Selatan yang dikenal sebagai batuan sedimen Kelompok Pitap. Formasi Selangkai merupakan endapan turbidit jauhan (distal) dan Konglomerat Belakai merupakan endapan aliran gravitasi. Kelompok Pitap di Tinggian Meratusterdiri atas Formasi Pudak, Manunggul, dan Keramaian. Formasi Pudak tersusun oleh batuan sedimen klastika kasar (> pebble), merupakan endapan aliran gravitasi. Formasi Manunggul tersusun oleh batupasir dan konglomerat yang merupakan endapan saluran. Formasi Keramaian tersusun oleh sedimen klastika halus yang merupakan endapan turbidit jauhan. Batuan sedimen kedua kelompok tersebut termasuk ke dalam endapan kipas bawah laut, dimana Formasi Selangkai serta Formasi Keramaian merupakan kipas bagian bawah (lowerfan),Formasi Manunggul merupakan kipas bagian tengah (middle fan), dan Konglomerat Belikai serta Formasi Pudak merupakan kipas bagian atas (upper fan). Pengendapan batuan sedimen Kelompok Pitap, diawali oleh adanya tranportasi masa sebelum pengendapan dan pada waktu pengendapan, dan dicirikan oleh adanya endapapan slumping yang menunjukan terjadinya di daerah tidak stabil. Sedangkan Formasi Selangkai dan Konglomerat Belikai diawali dengan turbidit dasar cekungan berupa laminasi halus, dan dicirikan oleh tidak adanya endapan slumping yang menunjukan bahwa pengendapannya terjadi di daerah yang stabil. Read More...