Geoseminar: Reworking old ground and reaching new depths: Early mid-Pleistocene hominin presence in Island Southeast Asia

Presenter : Dr. Gert van den Bergh

Penulis : Siti Muti’ah, S.T

 

Mengawali tahun 2019 ini, Geoseminar Pusat Survei Geologi (PSG), Badan Geologi kembali diselenggarakan pada tanggal 18 Januari 2019, di Auditorium Museum Geologi dengan membawakan pakar dalam ilmu kebumian. Pakar yang PSG datangkan salah satunya dari University of Wollonggong Australia (UWA). Beliau adalah Dr. Gert (Gerrit) van den Bergh yang merupakan Dosen Senior di bidang Sains Arkeologi.

Adapun tema seminar kali ini adalah seputar paleontologi dan arkeologi. Judul yang dibawakan oleh Dr. Gert yaitu “Reworking Old Ground and Reaching New Depths: Early to Middle Pleistocene Hominins, East of the Wallace Line”. Seperti dari judulnya, topik yang dibawakan yaitu perburuan fosil khususnya Hominin berumur Pleistosen Awal hingga Tengah di area timur garis Wallace dengan mempelajari area-area yang sudah pernah digali sebelumnya.

 

Gambar 2. Pembagian garis Wallace dan persebaran faunanya (Modifikasi oleh Van den Bergh, 2019)

 

Beberapa studi yang dilakukan, terutama terhadap fosil dan artefak di Indonesia, mengungkapkan adanya perubahan cara pandang yang cukup drastis mengenai bagaimana manusia berevolusi sepanjang Jaman Kuarter. Hal ini juga menimbulkan perhatian kembali terpusat pada saat Eugene Dubois menemukan fosil Pithecantropus Erectus di Trinil.

Dari analisis yang dilakukan, dapat ditarik beberapa kesimpulan. Salah satunya bahwa sebelum manusia modern menghuni area timur garis Wallace, manusia pra modern (diperkirakan Homo Erectus) sudah memasuki dahulu dalam beberapa periode. Kemudian area paling awal yang diketahui dimasuki oleh manusia pramodern yaitu Flores (sekitar 1 juta tahun yang lalu). Walaupun sudah didapatkan beberapa kesimpulan, namun masih terdapat pertanyaan yang belum terjawab seperti kapan manusia modern masuk ke Asia Tenggara dan sebagainya. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab dengan meneliti lebih dalam dari fosil yang telah ditemukan maupun yang masih terpendam di bumi.

 

Unduh Bahan Presentasi [12,5 MB]