Geoseminar: Biostratigrafi Kuarter Pantai Barat Sumatera Berdasarkan Foraminifera Plankton

Penelitian biostratigrafi Kuarter Pantai barat Sumatera berdasarkan formaninifera plankton ini dilakukan di pantai sebelah barat Bengkulu dengan 3 sampel bor dari piston cor yaitu BAR 9435, BAR 9439, dan BAR 9442. Metode analisis yang dilakukan yaitu dengan kesebandingan dengan beberapa hasil penelitian dari Prof.(Ris) Dra. Mimin Karmini Adisaputra juga beberapa diantaranya terbitan tahun 2009, 2013 tentang core di Timor dan Samudra Hindia.

 

Pemaparan Materi oleh Ir. Imelda R. Silalahi (Foto oleh: Donny Hermana)

Suasana Tanya Jawab oleh Peserta Geoseminar di Auditorium Museum Geologi (Foto oleh: Donny Hermana)

 

Permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah biostratigrafi laut dalam. Hasil penelitian adalah zonasi berdasarkan kemunculan awal dan akhir dari marker foram.

Pengambilan ketiga sampel tersebut dilakukan di kedalaman 340-2542 m dengan tebal sampel 600-985 cm. Metode penelitian adalah pemilihan sampel dengan interval 1,5 m , pengeringan dan pengayakan pada mesh 2Φ dan 3Φ, picking, dan identifikasi menggunakan beberapa metode seperti Saito 1981, Bolli & Saunders 1985, juga Adisaputra 2010. Hasil fosil yang ditemukan banyak jenis Globigerina dari BAR 9435, BAR 9439, dan BAR 9442.

Secara stratigrafi dapat disimpulkan ketiga sampel tersebut termasuk zonasi Globigerinoides Cyclostomus dan Globigerinellia Calida yang penciri N22 dengan fosil marker yaitu pada BAR 9435 adalah Bolliela Adamsi, BAR 9439 adalah Bolliela Adamsi dan Globigerinellia Calida, dan BAR 9442 adalah Bolliela Adamsi.

 

Editor: R. Isnu H. Sulistyawan
Diunggah oleh: Gita Dwijayanti