Home

Kajian Pengaruh Gempabumi Merusak Di Wilayah Propinsi Bengkulu Terhadap PLTA Musi

Diterbitkan pada tahun 2007 oleh Pusat Survei Geologi di Bandung.
Ditulis oleh A. Soehami, dan Yayan Sopyan

PLTA Musi terletak di dalam cekungan tarikan (pull apart basin) antara sesar Sumatera segmen Ketahun dan segmen Musi-Keruh. Geologi bawah permukaan PLTA ini, berdasarkan sifat keteknikan batuannya dapat di bagi atas empat lapisan batuan yakni : lapisan batuan dasar 1 dengan N=1000 dan Vs=646 m/detik; lapisan batuan dasar 2 dengan N = 500 dan Vs =521 m/detik, ketebalan h=12-16 m;lapisan batuan lunak 1 denga N =200 dan Vs =392 m/detik,ketebalan h= 6 -14 m.Lapisan batuan lunak 2 dengan N =100 dan Vs =316 m/detik,ketebalan h =10-26 m perioda alami (Ts) antara lapisan batuan dasar 1 dengan lapisan batuan dasar 2 adalah 0.092 detik ≤Ts≤ 0,099 detik,untuk lapisan batuan dasar 2 dengan batuan lunak 1 adalah 0,06 detik ≤Ts≤ 0,1 detik,sedangkan untuk lapisan batuan lunak 1 dengan lapisan batuan lunak 2 adalah 0,12 detik ≤Ts≤ 0,26 detik.

Gempabumi merusak Kepahyang tahun 1979 dan 1997 mempunyai pengaruh yang cukup siginifikan terhadap PLTA Musi dengan nilai percepatan maksimum di permukaan adalah 133,59 gal atau setara dengan intensitas VII MMI atau VII MSK. Ancaman gempabumi merusak berkekuatan Ms=5 dapat terjadi di sekitar PLTA Musi dalam selang waktu 10 tahun,berturut-turut gempabumi berkekuatan 6 Ms, 7Ms, dan 8 Ms adalah 40 tahun,160 tahun dan 630 tahun.

Kajian Pengaruh Gempabumi Merusak Di Wilayah Propinsi Bengkulu Terhadap PLTA Musi
Subjek : Engineering Geology
Bahasa : Bahasa Indonesia
Format file : swf (Shockwave Format)
Jenis Dok. : Laporan
Katakunci : structural geology - earthquakes - geologic hazard